1. Pengertian statistik
secara etimologis kata “statistik” berasal dari kata
status (bahasa latin) yang mempunyai persamaan arti dengan kata
state (bahasa Inggris) atau kata
staat (bahasa Belanda), dan yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi
negara.
Pada mulanya, kata “statistik” diartika sebagai “kumpulan bahan
keterangan (data), baik yang berwujud angka (data kuantitatif) maupun
yang tidak berwujud angka (data kualitatif), yang mempunyai arti penting
dan kegunaan yang besar bagi suatu
negara. Namun, pada
perkembangan selanjutnya, arti kata statistik hanya dibatasi pada
“kumpulan bahan keterangan yang berwujud angka (data kuantitatif)” saja;
bahan keterangan yang tidak berwujud angka (data kualitatif) tidak lagi
disebut
statistik.dalam kamus bahasa Inggris akan kita jumpai kata
statistics dan kata
statistic. Kedua kata itu mempunyai arti yang berbeda. Kata
statistics artinya “ilmu statistik”, sedang kata
statistic
diartika sebagai “ukuran yang diperoleh atau berasal dari sampel,”
yaitu sebagai lawan dari kata “parameter” yang berarti “ukuran yang
diperoleh atau berasal dari populasi”. Freud & William : Kumpulan
data berupa angka
Keseluruhan metode pengumpulan dan analisa data
Statistik Dalam Pengertian Sebagai Angka
Pengertian statistik sebagai kumpulan angka menurut Horace secrist harus menunjukan adanya sifat-sifat sebagai berikut :
- Statistik adalah berkaitan dengan kumpulan data/angka bukan dalam arti individual.
- Statistik selalu dipengaruhi oleh berbagai factor yang komplek
- Statistik hanya digunakan pada data kuantitatif
- Statistik harus dipergunakan sebagai standar ukuran yang tepat
- Statistik harus dilakukan secara sistematis sesuai dengan hal-hal yang berkaitan
Statistik Dalam Pengertian Sebagai Metode
Menurut prof. Ya-Lun Chou
“Statistics is a method of decision making in the face of uncertainty on the basis of numerical data and calculated risk”
B.Pengertian statistika
Dari
wikipedia Bahasa Indonesia dijelaskan bahwa Statistika merupakan ilmu
yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis,
menginterpretasi, dan mempresentasikan data.
Istilah ‘statistika’
(bahasa Inggris: statistics) berbeda dengan ‘statistik’ (statistic).
Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data. Dari kumpulan
data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan
data. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel, unit
sampel, dan probabilitas.
2. Menurut Furqon, Ph.D.(1999),
Statistika adalah bagian dari matematika yang secara khusus membicarakan
cara-cara pengumpulan, analisis dan penafsiran data. Namun ada pendapat
lainya Statistika adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang bagaimana
mengumpulkan, menganalisis dan menginterpretasikan data. Atau dengan
kata lain, statistika menjadi semacam alat dalam melakukan suatu riset
empiris.
3. Definisi lain menyebutkan bahwa Statistika adalah
penyajian dan penafsiran kejadian yang bersifat peluang dalam suatu
penyelidikan terencana atau penelitian ilmiah.
4. Statistika
adalah ilmu yang mempelajari statistik, yaitu ilmu yang mempelajari
bagaimana caranya mengumpulkan data, mengolah data, menyajikan data,
menganalisis data, membuat kesimpulan dari hasil analisis data dan
mengambil keputusan berdasarkan hasil kesimpulan.
c. pengertian statistika pendidikan
Statistik
Pendidikan adalahIlmu pengetahuan yang membahas atau mempelajari dan
memperkembang-kan prinsi-prinsip, metode-metode, dan prosedur yang
ditempuh dalam rangka mengumpulkan, menyusun, menyajikan, dan
menganalisis bahan informasi. Statistik Pendidikan adalah Ilmu
Pengetahuan yang membahas atau mempelajari dan mengembangkan prinsip –
prinsip, metode dan prosedur yang perlu digunakan dalam rangka
pengumpulan data, penyajian , penganalisaan bahan keterangan yang
berwujud angka mengenai hal – hal yang berkaitan dengan pendidikan dan
penarikan kesimpulan , pembuatan perkiraan secara ramalan serta ilmiah
D. Pengertian data statistik
Pengertian
Data atau lengkapnya sering disebut data statistik adalah kumpulan
keterangan atau fakta yang menjelaskan mengenai suatu persoalan. Data
adalah merupakan representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu
objek berupa nilai yang direkam dalam bentuk angka, hurup, symbol, teks,
gambar, bunyi atau kombinasinya. Data yang mempunyai nilai yang
berubah-ubah disebut variabel dan data yang mempunyai nilai-nilai yang
tidak berubah disebut konstanta. Contoh yang termasuk variabel adalah
data tentang tinggi badan, berat badan, presepsi konsumen terhadap
produk tertentu, dan sebagainya, sedangkan contoh data yang termasuk
konstanta adalah nilai-nilai yang sudah ditetapkan seperti phi=
3,141592654 dan sebagainya.
E. Macam-macam data
Dalam penelitian, data dapat dikelompokkan menjadi dua macam.
1)
Data kualitatif
adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kalimat atau uraian seperti
prasasti, buku-buku, dan piagam. Data ini banyak digunakan dalam
penelitian deskriptif, filosofis, dan historis.
2)
Data kuantitatif
adalah data yang berwujud angka-angka. Data ini sangat penting dan umum
digunakan dalam berbagai penelitian yang penyelesaiannya menggunakan
metode statistik. Data kuantitatif, misalnya jumlah murid, tenaga
administrasi, guru, persentase absensi, serta persentase lulusan.
Jenis data dalam dunia statistik menurut Achmadi, antara lain sebagai berikut.
1)
Data diskrit
adalah data yang hanya mempunyai sejumlah nilai yang terbatas (bilangan
asli) dan bila berupa angka selalu berupa bilangan utuh. Nilai diskrit
yang tidak berupa angka, misalnya nilai benar dan salah.
2)
Data kontinu adalah data yang mempunyai nilai berupa pecahan, misalnya pengukuran panjang, luas, isi, waktu, dan berat.
3)
Data intern adalah data yang asalnya diusahakan sendiri.
4)
Data ekstern adalah data yang didapat dari orang lain atau hanya mengutip.
F.Cara-cara pengumpulan data
a. Metode Angket (Questionnaire)
Angket
adalah daftar pertanyaan yang diberikan kepada orang lain yang bersedia
memberikan respon sesuai dengan permintaan peneliti. Selanjutnya orang
yang bersedia memberikan respon tersebut disebut responden atau sampel.
Tujuan
penyebaran angket ialah mencari informasi yang lengkap mengenai suatu
masalah. Dalam memberikan respon atau jawaban yang diminta oleh angket
responden tanpa merasa khawatir karena kerahasiaan identitas tidak akan
dipublikasikan.
b. Metode Checklist
Checklist atau daftar
cek adalah suatu daftar yang berisi pernyataan dan aspek-aspek yang akan
diamati. Bermacam-macam aspek perbuatan yang biasanya dicantumkan dalam
daftar cek sehingga pengamat tinggal memberikan cek (√) pada tiap-tiap
aspek tersebut sesuai dengan hasil pengamatannya.
c. Metode Wawancara
Wawancara
adalah suatu cara pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh
informasi langsung dari sumbernya. Cara wawancara adalah dengan jalan
bertanya langsung kepada orang yang menjadi nara sumber. Wawancara
merupakan proses komunikasi antara dua orang atau lebih, sehingga hasil
wawancara ditentukan oleh beberapa faktor yang saling berinteraksi dan
mempengaruhi pada saat proses komunikasi berlangsung. Faktor-faktor yang
mempengaruhi adalah pewawancara, responden, topik penelitian yang
tertuang dalam instrumen penelitian, dan situasi wawancara.
d. Metode Pengamatan (Observation)
Observasi
adalah melakukan pengamatan untuk memperoleh data secara langsung ke
objek penelitian sehingga dapat melihat dari dekat tentang hal-hal yang
menjadi tujuan pengamatan. Objek penelitian bisa berupa aktivitas
manusia, fenomena alam, proses kerja, dan lain sebagainya.
Hasil
pengamatan merupakan data-data atau informasi mengenai segala sesuatu
yang ada, yang terjadi, yang dapat diindera oleh panca indera.
Peristiwa, kejadian, fenomena yang sedang berlangsung pada saat
pengamatan dan dianggap penting dicatat sedetail mungkin.
Metode
pengumpulan data dengan observasi atau pengamatan bisa dilakukan pada
bidang penelitian baik ilmu-ilmu alam maupun pada penelitian sosial
kemanusiaan. Tetapi pengamatan pada penelitian natura (ilmu pengetahuan
alam) biasanya lebih mudah dilakukan, karena pengukurannya dapat
dilakukan pada bagian-bagian tertentu dari objek dengan menggunakan alat
ukur yang sudah umum dan cukup valid.
e. Metode Tes
Tes
adalah salah satu cara pengumpulan data dimana responden atau objek yang
diteliti diberi satu set lembar yang berisi pertanyaan-pertanyaan untuk
dijawab. Tes ini biasanya digunakan untuk mengukur ketrampilan dan
pengetahuan, inteligensi, kemampuan bakat dan minat seseorang atau
kelompok. Penelitian yang umum menggunakan metode ini biasanya berupa
penelitian tindakan. Dimana dalam proses penelitiannya responden
diberikan tindakan tertentu untuk mengetahui seberapa besar tindakan
itu. Agar pengaruh tindakan dapat dilihat dengan jelas maka peneliti
melakukan pre tes/tes sebelum tindakan dan post tes/tes sesudah
tindakan.
f. Metode Dokumentasi
Dokumentasi adalah
pengumpulan data dari tempat penelitian, yaitu meliputi buku-buku yang
relevan, peraturan-peraturan, laporan kegiatan, foto-foto, film
dokumenter, dan data-data dari penelitian terdahulu yang relevan dengan
masalah atau tujuan penelitian. Metode dokumentasi biasanya sebagai
penunjang metode lain untuk memperoleh data tambahan yang terkait dengan
data utama. Namun tidak menutup kemungkinan penelitian dilakukan hanya
dengan menggunakan metode dokumentasi saja. Hal ini tentu sangat
tergantung dari tema atau permasalahan yang sedang diteliti.
G. pengertian populasi
Populasi,
atau bisa di sebut dengan “Universe” adalah keseluruhan elemen yangakan
di jelaskan oleh seorang peneliti dalam penelitiannya. Sedangkan
populasi tersebut bisa berbentuk/objek air, udara, desa, desa, ataupun
manusia. Populasi bisa memiliki jumlah yang besar maupun kecil, serta
bisa diketahui sifat ataupun variasinya, mungkinitu heterogen atau
homogen. Namun di sini, populasi tidak boleh di kacaukan dengansampel.
H.pengertian sampel
Sampel
adalah perwakilan dari populasi. Dalam hal ini, jika jumlah sampel dan
populasiadalah sama, maka penelitian tersebut dinamakan dengan sensus.
Sering terjadi dalam penelitian, jumlah sampel yang di ambil lebih
sedikit daripada jumlah populasinya.
Namun yang terpenting adalah
cara mengambil sampel (sampling techniques). Karenadalam sampel yang
berjumlah besar bisa menyesatkan jika teknik samplingnya
salah.Sebaliknya, sampel kecil sudah cukup memadai jika teknik
samplingnya benar.
I.Pengertian variabel
Variabel
adalah suatu sebutan yang dapat diberi nilai angka (kuantitatif) atau
nilai mutu (kualitatif). Variabel merupakan pengelompokan secara logis
dari dua atau lebih atribut dari objek yang diteliti. Atribut itu
misalnya : Tidak sekolah, tidak tamat SD, tidak tamat SMP. Maka
variabelnya adalah tingkat pendidikan dari objek penelitian itu.
Variabel tingkat pendidikan merangkum semua atribut tadi.
Variabel
merupakan suatu istilah yag berasal dari kata vary dan able yang
berarti “berubah” dan “dapat”. Jadi kata variabel berarti dapat berubah.
Oleh sebab itu setiap variabel dapat diberi nilai, dan nilai itu
berubah-ubah. Nilai itu berupa nilai kuntitatif maupun kualitatif.
Ukuran kuantitatif maupun kualitatif suatu variabel adalah jumlah dan
derajat atributnya.
Dilihat dari segi nilainya, variabel dibedakan
menjadi dua, yaitu variabel diskrit dan variabel kontinu.. Variabel
diskrit nilai kuantitatifnya selalu berupa bilangan bulat, Variabel
kontinu nilai kuantitatifnya bisa berupa pecahan. Apabila diambil dua
bilangan bulat yang wajar sebagai nilai variabel, terdapat tak hingga
banyaknya angka-angka yang mungkin menjadi nilai dari variabel yang
sedang diukur itu. Ini jika digambarkan akan memberi kesan bahwa
nilai-nilai variabel itu bersambung atau kontinu.
SRI WAHYUNI
NPM:106211278
5G